Author: Admin
•22.30
Guru-guru lagi mendiskusikan rancangan program pengembangan kemampuan cognitive dan bahasa anak-didik.





--oo0oo--


READ MORE - Rancangan Program Pengembangan Kemampuan Cognitive
Author: Admin
•22.00
Kursus Dasar ini memberi pemahaman bagaimana mekanisme kepribadian kita bekerja dan sekaligus cara efektif untuk mengelola perkembangannya. Karena setiap karakter adalah hasil bentukan akibat perpaduan faktor-faktor bawaan (pikiran, perasaan, emosi, afeksi) dengan lingkungan. Jadi ketika orang biasa bertindak tenang (emosi dan pikiran dapat mengontrol situasi) pada setiap peristiwa kehidupannya, maka dalam waktu yang lama, yang bersangkutan akan menjadi lebih tenang mengalami peristiwa-peristiwa kehidupan. Dalam Kursus Dasar ini kepada peserta diperkenalkan hukum-hukum dasar yang menjadi faktor pembentukan kepribadiannya.

READ MORE - Kursus Dasar: Who am I (Self development)
Author: Fidelis Waruwu
•19.39
Quintillianus (hidup tahun 35 – 95). Ia adalah orang Spanyol yang kemudian menjadi guru dan mengajar anak-anak para Kaisar Romawi (Nero, Seneca, dll).

Sebagai pendidik kawakan, dia mempunyai keyakinan pedagogik yang dirumuskannya sebagai berikut: “Apapun penyakit yang ditularkan di rumah, pasti bisa disembuhkan di sekolah.” -- itulah kekuatan guru. Ia mampu mengubah peserta didik, dari tidak tahu menjadi tahu dan dari tidak berperilaku baik menjadi berperilaku baik.

Bagaimana caranya? Guru perlu menyentuh hati anak-anak, hal itu sesuai dengan prinsip leadership, "Effective leaders touch heart before asking for a hand." -- (pemimpin yang efektif, menyentuh hati lebih dulu sebelum minta tolong). Seni menyentuh hati anak-anak inilah yang menjadi inti program "mendidik dengan hati." Ternyata pedagogik hati ini paling efektif untuk mengubah generasi milenial abad 21 ini. Bagaimana teknik dan prinsip-prinsipnya, silahkan download sillabus lengkapnya berikut ini. Bila membutuhkan pelatihan melalui zoom untuk guru-guru, silahkan menghubungi Pak Fidelis Waruwu di WA +62 812 9520 715 atau e-mail: waruwu@gmail.com
READ MORE - Workshop online: Mendidik dengan Hati
Author: Fidelis Waruwu
•19.15
Bila Anda bingung menentukan jurusan di SMA atau jurusan di Perguruan Tinggi, maka satu cara terbaik adalah pilihlah jurusan yang sesuai dengan bakat bawaan Anda.

Setiap orang lahir ke dunia, sudah dengan bakat bawaannya. Bakat bawaan ini merupakan kecenderungan yang sudah ada di dalam diri kita, tanpa kita mempelajari sebelumnya. Misalnya setiap orang punya dua tangan, namun ada yang dari bawaannya lebih kuat tangan kirinya (kidal) -- sampai akhir hidupnya, tangan kirinya itulah yang lebih dominan (kuat). Demikian setiap orang, terlahir ke dunia dengan membawa bakat bawaannya masing-masing.

Melalui Innate Talent Inventory (iTi) seseorang dapat mengenal bakat bawaannya. Innate Talent inventory ini dilengkapi dengan test MBTI yang juga merupakan inventory untuk memahami kecenderungan bawaan. Contoh laporan iTi dapat didownload di link berikut ini. Test ini dapat dilakukan secara online. Sangat direkomendasikan kepada siswa-siswi kelas 9 sebelum memilih jurusan ke SMA dan Siswa Kelas XII untuk pemilihan jurusan di Perguruan Tinggi. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi Pak Fidelis Waruwu di Nomor WA 0812 9520 715 atau di e-mail waruwu@gmail.com.  
READ MORE - Bingung Menentukan Jurusan?
Author: Fidelis Waruwu
•16.11
Ketika tangan tak mampu menjabat, kaki tak dapat melangkah. Hanya hati yang mampu berbisik, menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H., bagi semua sahabat-sahabat kami yang merayakannya. Semoga dari menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.
READ MORE - Selamat Merayakan Hari Kemenangan
Author: Fidelis Waruwu
•15.09
Ketika kita bertanya kepada generasi milenial, "Nanti lulus SMA ingin melanjut ke mana?" Sebagian menjawab belum tau. Kalau ditanya, "Ingin bekerja sebagai apa?" Juga masih banyak yang ragu dan belum tahu apa yang menjadi passionnya.

Biasanya, "passion" seseorang itu ditentukan oleh bakat bawaannya. Misalnya bila seorang yang bawaannya ekstrovert, ia sangat punya passion bekerja sebagai sales, marketing, trainer, motivator, public relation atau punya usaha di bidang Event Organizer. Sedangkan mereka yang punya bakat bawaan "introvert" akan punya passion dalam pekerjaan yang menekankan kesendirian, seperti programmer, dokter bedah, accounting dan lain-lain.

Kabar gembiranya, sudah ada tools yang bisa membantu generasi milenial menemukan bakat bawaannya. Tingkat akurasinya 80-90% tentu sangat ditentukan oleh pemberian jawaban yang sesuai dengan apa-adanya dirinya. Untuk informasi lebih lanjut silahkan WA +62 812 9520 715 atau e-mail: waruwu@gmail.com.
READ MORE - Cara Efektif Menemukan Passion
Author: Fidelis Waruwu
•11.43

Bertempat di Sekolah Peilita I Jakarta Barat, berlangsung seminar Parenting yang membahas "Membantu remaja bertumbuh dalam kecerdasan emosinya." Seminar ini merupakan Acara penutup dari Serial Character Camp yang sudah berlangsung sebelumnya. 

Fidelis Waruwu selaku pembiacara dalam seminar ini, menjelaskan bahwa kecerdasan emosi itu adalah sesuatu yang bisa ditumbuhkan dan bukan merupakan bawaan. Semakin anak-anak dilatih untuk bisa mengontrol emosinya, mereka semakin cerdas mengelola emosinya. Karena kecerdasarn emosi itu adalah kemampuan mengelola emosi; mengenal emosi yang dirasakannya dan mengungkapkannya secara sehat. Misalnya setiap orang punya emosi marah. Pribadi yang punya kecerdasan EQ, berarti ia paham mengapa ia marah dan dapar mengungkapkan kemarahan itu secara sehat.

Misalnya, ketika seorang remaja diejek oleh teman-temannya, tentu ia jengkel dan kemudian menjadi marah. Remaja perlu berlatih memahami dengan baik, perasaan marahnya. Mengapa sebenarnya ia marah? Ia menemukan sebabnya, ia malu dan merasa harga dirinya direndahkan melalui ejekan-ejekan yang terus-menerus dilakukan oleh teman-temannya itu. Sekartang setelah dia rahu, apakah dia diam saja dan dengan muka sebal menghindar? Atau ia berlatih menghadapi teman-temannya tersebut, sambil menenangkan dirinya?

Misalnya ia menghadapinya dengan berkata, "baiklah teman-teman, tolong berikan saya masukan, apa yang perlu saya perbaiki, sehingga kesalahan itu tidak terjadi lagi. Soalnya kalau kalian hanya mengejek saya terus-menerus, saya tidak tahu apa yang perlu saya perbaiki. Jadi saya siap menerima feedback teman-teman." -- ungkapan itu adalah ungkapan kemarahan yang sehat, karena lebih rasional. Ia mau mengakhiri ejekan tersbut secara sehat. Teman-temannya yang mendengar akan mulai diajak ke level berpikir rasional. Merka mulai diajak verpikir, benar, apa yang perlu kita berikan sebagai solusi?

Nah, latihan-latihan seperti ini yang dibutuhkan oleh remaja untuk menumbuhkana kecerdasan emosionalnya.

READ MORE - Membantu Remaja Menumbuhkan Kecerdasan Emosinya
Author: Fidelis Waruwu
•20.39

Setiap orang dianugerahi bakat bawaan. Hingga kini, bakat bawaan ini telah dapat dipetakan menjadi 16 tema bakat yang digolongkan menurut keunggulannya. Yang ada pada satu baris, adalah satu tema bakat yang keunggulannya kurang lebih sama.

Misalnya ada individu yang keunggulannya pada komitmen. Biasanya bila sudah ada aturan dan prinsip yang telah ditetapkan, mereka akan melakukannya dengan penuh tanggungjawab (The Most Responsible); dan dengan penuh kesetiaan (The Most Loyal) atau mengikuti prinsipnya sesempurna mungkin (The Most Perfectionist) dan bahkan melakukannya secara mandiri, tanpa diperintah atau disuruh oleh orang lain (The Most Independent). 

Individu yang ada di barisan kedua, adalah ahli-ahli sistem. Mereka senang sekali melihat cara kerja sesuatu (The Mechanic) atau menyusun sesuatu hingga menjadi indah (The Artistic) dan juga menyusun ide-ide menjadi sebuah sistem (The Idealist) bahkan menyusun konsep menjadi sebuah sistem yang bekerja efektif (The Conceptor). Tentu saja bila setiap orang bekerja sesuai dengan bidang keunggulannya, maka mereka bekerja dengan sangat maksimal, dan sangat menikmati pekerjaannya. Misalnya the mechanic bila menciptakan robot atau memikirkan soal mesin, mereka bisa sangat asyik dan energinya penuh. Sehingga mereka yang punya type bakat seperti ini, bisa terus membongkar mobil atau sepeda motornya dan sangat bergairah membuat modifikasi-modifikasi terus-menerus. 

Tema bakat yang ada pada barisan ketiga (Komunikator) dan barisan keempat (Managerial) akan kita bahas pada kesempatan berikutnya.

READ MORE - Talent Mapping dan keunggulannya
Author: Fidelis Waruwu
•07.16
Selamat Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2020. Pada hari ini, sebelum covid 19, sebagai guru selalu terharu mendengar lagu Hymne Guru berjudul "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa" ciptaan Pak Sartono (1980).

Pada hari pendidikan nasional ini, saya merenung, apakah di zaman digital ini, jasa Bapak dan Ibu guru masih bisa diukir sebagai prasasti "terimakasih" oleh peserta-didik atas pengabdian guru?

Jawabannya adalah di abad 21 ini pun, "guru tetap sebagai pelita dalam kegelapan. Guru laksana embun penyejuk dalam kehausan." -- khususnya pada saat covid 19 ini, peranan guru sungguh dirasakan oleh semua peserta didik dan juga oleh orangtua. Ternyata, peranan guru itu sangat mendasar dalam pertumbuhan dan perkembangan kepribadian setiap orang. Selamat hari pendidikan nasional.
READ MORE - Selamat Hari Pendidikan Nasional 2020