Dari Mana Bakat Anda? (Bagian II - Habis) Yang harus Anda lakukan adalah membentuk diri Anda tak ubahnya bawaan Anda sejak lahir, jangan hanya menginginkan suatu bidang pendidikan yang bisa membuahkan karir tertentu dengan gaji selangit Selasa, 12 Mei 2009 | 19:58 WIB JAKARTA, KOMPAS.com — Ditanya akan memilih jurusan apa saat kuliah nanti, Santi mengaku bingung menentukan pilihan, apalagi ketika pilihan tersebut dikaitkan dengan bakat dan minatnya. "Jangankan memilih sesuai minat dan bakat, saya sendiri pun belum tahu minat dan bakat saya," katanya. Santi (18), sebutlah namanya begitu, mengaku dirinya memang bukan siswa pandai di kelas. Namun, ia juga bukan nomor buncit dalam urusan nilai pelajaran. Hanya, dia merasa tidak "ngeh" soal minat atau bakatnya pada hal-hal tertentu. Memang, kerap orang mengatakan minat dan bakat adalah teropong bagi jalan kehidupan di masa depan. Membayangkannya pun terasa menyenangkan karena dengan keduanya kita bisa menj...