Train the Trainer MBTI 2nd Batch akan diadakan 6-7 Juli 2007 di Hotel Ciputra, Ruang Puri 3. Workshop ini memberikan kompetensi menggunakan test psikologis MBTI sampai tiga level, kemudian memberikan pengetahuan bagaimana pengetahuan itu dapat digunakan dalam berbagai setting kebutuhan, seperti: (a) konseling; (b) pembentukan team building; (c) communication skill; (d) conflict resolution; (e) pendidikan; (f) corporate culture dan sebagainya. Untuk informasi lebih lanjut hubungi admin@edutraco.com.
READ MORE - Train the Trainer MBTI - 2nd Batch
File presentasi "Seminar Parenting: membantu menumbuhkan karakter anak" dapat Anda download dari sini. File ini cukup besar, 1,3 Mb. Bila mempunyai masalah, hubungi waruwu@gmail.com. Semoga bermanfaat. Admin.
READ MORE - Membantu Menumbuhkan Karakter Anak
| APA ITU DISC PROFILE? | |
| DiSC ® is the original, oldest, most validated, reliable, personal assessment used by over 50 million others to improve lives, interpersonal relationships, work productivity, teamwork, and communication! Based on the 1928 work of psychologist William Moulton Marston. The DISC Personal Profile System is personality behavioral testing profiling using a 4 dimensional model of normal behavior in an assessment, inventory, survey format in both self-scored paper or ONLINE versions. Kunjungi website: http://www.onlinedisc.com | |
Sabtu, 24 Februari 2007. Guru-guru SMP Bellarminus, Jakarta Pusat berlatih selama setengah hari penuh bagaimana mendesain "pembelajaran" di mana subyek didik aktif atau menjadi pusat pembelajaran (Student Center Learning). Pada kesempatan itu, guru-guru SD juga aktif sebagai peninjau dan mencoba mendesain pembelajarannya secara lebih aktif. Pada bagian pertama, Fidelis Waruwu menerangkan teori dasar "pembelajaran aktif" dan beberapa contoh serta tips pembelajaran aktif dalam berbagai bidang studi.
READ MORE - Metode Pembelajaran Efektif dan Efisien
Pelatihan ini bertujuan melatih para pelatih untuk mampu memberikan pelatihan bagaimana cara menciptakan budaya sekolah/perusahaan berbasis nilai. Setelah pelatihan, setiap peserta diharapkan mampu mendesain sebuah program pelatihan praktis dan mendasar bagi pembentukan budaya perusahaan (corporate culture) atau budaya sekolah (school culture) yang berdasar nilai-nilai sesuai dengan visi dan misi perusahaan/sekolah.
READ MORE - TTT How to Create Corporate Culture



