Kamis, 05 Mei 2016

Workshop: DISC profile & Expanded DISC Profile


DISC Profile & EXPANDED DISC Profile
Workshop khusus: Kepada peserta diberi kemampuan Administrasi DISC Profile dan Membaca Grafik secara Manual, tidak tergantung pada Program Software (Expanded DISC Profile). Bagi yang membutuhkan software, tentu tersedia solusi. Cocok untuk HRD untuk rekrument, Jobfit Assessment.
Workshop 2 Hari | Hotel Ciputra, 20-21 Juni 2013
Latar belakang:
DISC Profile  adalah salah satu alat pengenal kepribadian yang banyak digunakan sebagai tools pengenalan diri yang  efektif. DISC Profile ini telah banyak digunakan dalam rekrument karyawan dan dalam pengembangan kemampuan karyawan dalam berbagai lini. Tools ini memberikan pemahaman akurat mengenai berbagai potensi, kecenderungan pribadi seseorang serta gaya komunikasi setiap individu. Pada saat ini, DISC Profile  termasuk dalam 5 (lima) tools pengenalan diri terbaik di tingkat dunia. Setiap organisasi memerlukan tools/sistim untuk mengenal profil psikologis karyawan atau pribadi-pribadi calon karyawan dan karyawannya, agar dapat melakukan seleksi yang efektif atau memberi pembinaan/latihan yang sesuai dengan keadaan karyawan yang bersangakutan.
Tujuan:
Setelah mengikuti pelatihan ini, setiap peserta memiliki kompetensi untuk:
  • Memahami konsep dasar DISC Profile: filosofi dan esensi tools DISC Profile
  • Mampu menggunakan konsep dasar tersebut untuk mengenal dirinya sendiri dan kemudian mengenal kepribadian orang lain.
  • Memperoleh keterampilan untuk melakukan Profiling DISC Profile (dirinya sendiri, dan orang lain) dengan menggunakan questioner  DISC.
  • Mampu membaca hasil DISC Profile secara manual tanpa bantuan sistem komputer, sehingga bisa menggunakan DISC Profile secara mandiri.
  • Mampu memahami secara garis besar, profile orang lain berdasarkan penampilan dan tingkah lakunya.
  • Mampu mengetahui bagaimana menerapkannya dalam relasi sehari-hari.
  • Mampu menghitung job – fit untuk pekerjaan/jabatan tertentu

Catatan:
  • Dalam training ini kami akan mencoba memberikan yang terbaik sehingga setiap peserta sungguh-sungguh memahami dan dapat langsung mengaplikasikan pengetahuan DISC Profile ini secara konkrit dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian kunci kesuksesan program ini terletak pada kesediaanmasing-masing peserta untuk mempraktikannya dan terus mengembangkan kemampuannya.
  • Untuk itu, sangat dibutuhkan latihan terus-menerus – hingga memiliki jam terbang yang cukup untuk bisa menggunakan tools ini secara maksimal.
Metode:
Teknik pembelajaran yang digunakan dalam workshop ini adalah experiential learning, di mana peserta mengalami langsung inti teori (30%) yang hendak dipelajari kemudian mempraktekkannya dalam kehidupannya, melalui simulasi, permainan, praktek langsung (70%). Dengan demikian setiap peserta menemukan bagaimana konsep-konsep teori DISC Profile itu dapat diterapkan dalam berbagai settingan kehidupan konkrit.

Peserta:
Workshop “DISC Profile dan Expanded DISC Profile” ini didesain khusus untuk Kebutuhan HRD Staff/Manager (Perusahaan, Rumah Sakit, Yayasan Pendidikan, dll) yang dalam tugas kesehariannya bergelut di bidang rekrument karyawan. Jumlah peserta dibatasi Max 20 orang.
  • Setiap peserta wajib membawa komputer (laptop) selama pelatihan
  • Setiap peserta mengambil sample 10 orang – sebelum memulai pelatihan. (form dan petunjuk akan diberikan bagi peserta yang telah melakukan registrasi)

Biaya:
Investasi 
sampai dengan 18 Mei 2013: Rp 2.750.000.-/peserta. Bagi perusahaan/organisasi yang mengirim 3 orang lebih, akan mendapat potongan khusus (hanya berlaku selama periode earlybird). Investasi normal Rp 3.500.000.-/peserta. Dalam biaya tersebut, setiap peserta memperoleh:
  • Materi Pelatihan (manual dan worksheet untuk latihan)
  • DISC Profile Full Report senilai Rp 500 rb/Free khusus untuk peserta yang ikut pelatihan.
  • 2 (dua) buah file program Excel (buatan Bpk Fidelis) untuk scoring dan grafik.
  • Slide Powerpoint - 34 Type Dasar Expanded DISC Profile.
  • Coffee + Lunch selama pelatihan. 
  • Sertifikat
  • Dalam biaya tersebut di atas tidak termasuk: (a) biaya akomodasi hotel; (b) biaya pajak (apabila perusahaan/institusi yang mengirim peserta mengenakan potongan pajak, PPN)
Pembayaran dapat ditransfer ke:Bank BCA No 4820 326 585 - A/n Fidelis Elisati Waruwu. (BCA KCP Untar 1)

FasilitatorFidelis E. Waruwu adalah seorang Trainer Senior di bidang: Corporate culture, Myers Briggs Type Indicator (MBTI), DISC Profile, Living Values, dan Character Building. Dia adalah alumni Universitas Salesiana, Roma, Italia. Saat ini mengajar di Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Jakarta pada program S1 dan S2. Beliau memperoleh beberapa sertifikasi profesional: Living Values Certified (from Oxford, UK), MBTI Certification (from CPP Mountain View, California); Personal Formation Certification (from UPS, Rome) and the DISC Profile Certification. Biodata lengkap: www.fidelis.waruwu.org



Tempat:
Hotel Ciputra - Jakarta
Jln Letnan Jenderal S. Parman
Jakarta Barat 11470


Agenda:


Hari Pertama
08.30 Registrasi, perkenalan
09.00 Landasan Teori DISC Profile
·     Teori Carl Gustav Jung
·     Teori Marston
·     Teori Gaier dan Thomas
·     Diskusi dan tanya jawab
10.00 Isterahat / Coffee Break
10.30 Praktek: Administrasi DISC Profile
·     Teknik Scoring
·     Menggambar Grafik
·     Games, Simulasi, Diskusi
12.00 ISOMA (Isterahat, Sholat, Makan Siang)
13.00 Interpretasi Data
·     Validitas
·     Pola Grafik Khusus
·     Games, Simulasi, Diskusi
15.00 Isterahat / Coffee Break
15.30 Interpretasi data
·     Meneliti adanya Stress
·     Mengananlisa sumbre stress
·     Diskusi dan tanya jawab
17.00 Circle Time: Penutup.

Hari Kedua
08.30 Morning Coffee
09.00 Presentasi dan Latihan Interpretasi
·     Presentasi
·     Diskusi dan tanya jawab
10.00 Isterahat / Coffee Break
10.30 Presentasi dan Latihan
·     Presentasi
·     Diskusi dan tanya jawab
12.00 ISOMA (Isterahat, Sholat, Makan Siang)
13.00 Berbagai pola dan jabatan/pekerjaan
·     Presentasi pola-pola khusus untuk pekerjaan tertentu
·     Diskusi dan tanya jawab
15.00 Isterahat / Coffee Break
15.30 Teknik Menghitung Job-Fit
·     Penjelasan Teori
·     Latihan menghitung Job-fit
·     Tanya jawab, diskusi
17.00 Penutup: Evaluasi dan Pembagian Sertifikat.


------------------------- kirimkan melalui e-mail ---------------------------------


RegistrasiNama: ______________________________________
Institusi: ______________________________________
No Hp: ______________________________________
Tgl Transfer: _______________________


Kamis, 18 Februari 2016

Kursus Dasar: Who am I (Self development)

Kursus Dasar ini memberi pemahaman bagaimana mekanisme kepribadian kita bekerja dan sekaligus cara efektif untuk mengelola perkembangannya. Karena setiap karakter adalah hasil bentukan akibat perpaduan faktor-faktor bawaan (pikiran, perasaan, emosi, afeksi) dengan lingkungan. Jadi ketika orang biasa bertindak tenang (emosi dan pikiran dapat mengontrol situasi) pada setiap peristiwa kehidupannya, maka dalam waktu yang lama, yang bersangkutan akan menjadi lebih tenang mengalami peristiwa-peristiwa kehidupan. Dalam Kursus Dasar ini kepada peserta diperkenalkan hukum-hukum dasar yang menjadi faktor pembentukan kepribadiannya.

Minggu, 17 Februari 2013

Train the Trainer MBTI - 2nd Batch

Train the Trainer MBTI 2nd Batch akan diadakan 6-7 Juli 2007 di Hotel Ciputra, Ruang Puri 3. Workshop ini memberikan kompetensi menggunakan test psikologis MBTI sampai tiga level, kemudian memberikan pengetahuan bagaimana pengetahuan itu dapat digunakan dalam berbagai setting kebutuhan, seperti: (a) konseling; (b) pembentukan team building; (c) communication skill; (d) conflict resolution; (e) pendidikan; (f) corporate culture dan sebagainya. Untuk informasi lebih lanjut hubungi admin@edutraco.com.

MBTI dan Konseling

Seminar dan Workshop ini didesain khusus untuk orang tua, pendidik dan konselor untuk mampu menggunakan MBTI (Myers Briggs Type Indicator) dalam mendekati anak-anak, remaja dan membantu mereka dalam penemuan potensi diri sekaligus pengembangan dirinya. Materi Workshop meliputi:

    Berbagai Paket Program MBTI & DISC Profile

    Paket Program MBTI dengan team building, leadership, konseling telah tersedia pada saat ini. Informasi dan program Paket berupa file pdf dapat didownload di sini:

    Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan mengirim e-mail ke: admin@edutraco.com

    Workshop: "MBTI bagi guru profesional"

    Education Training & Consultant (Edutraco) bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan Indonesia (GAPENDI) mengadakan Seminar: Pengenalan 16 tipe kepribadian menurut Myers Briggs Type Indicator (MBTI) sebagai sarana pengembangan kepribadian dan kemampuan pedagogik dalam rangka meningkatkan kompetensi guru profesional.

    Kanwil Departemen Agama, Jln D.I. Panjaitan No. 10 - Jakarta Timur22 November 2008 - 08.00 - 16.00

    Introduksi:

    Pada saat ini Myers Briggs Type Indicator (MBTI)  adalah merupakan salah satu dari lima tools pengenalan diri terbaik di dunia yang mampu mengidentifikasi potensi diri bawaan sekaligus gaya kepribadian seseorang. MBTI ini telah puluhan tahun dipakai sebagai salah satu tools managerial bagi pemimpin kelas dunia pada berbagai perusahaan dan lembaga-lembaga profesional. Oleh karena biaya pelatihan-pelatihan MBTI ini sangat mahal, maka kekayaan pengetahuan yang terkandung di dalamnya hanya dipelajari sekedar introduksi saja pada kuliah-kuliah psikologi kepribadian di Fakultas Psikologi dan dibahas sebagai bagian dari penelitian. Dalam pelatihan sehari ini, MBTI dihadirkan dalam bentuk capita selecta (topik praktis) yang sangat bermanfaat dan yang perlu diketahui oleh guru guna memahami ke-16 tipe kepribadian tersebut sekaligus menggunakannya dalam pengajarannya sebagai guru profesional.
    Tujuan:

    Setelah pelatihan, para guru akan mampu:


    • Memahami "potensi diri bawaan" (jati diri) secara psikologis.

    • Mampu memahami gaya kepribadiannya sendiri dan kepribadian orang lain dan setiap anggota keluarganya.

    • Mampu menyesuaikan gaya mengajarnya dengan gaya kepribadian para murid-muridnya.

    • Mampu merancang program pengembangan diri setiap siswa sesuai dengan gaya kepribadiannya masing-masing.

    • Mampu memberikan bimbingan (konseling pribadi) pada siswa yang membutuhkan seturut kecenderungan bawaan siswa ybs.

    • Meningkatkan keterampilan pedagogis setiap peserta pelatihan.

    Materi Pelatihan:

    • Dasar-Dasar Teori 16 tipe kepribadian menurut MBTI (Carl Gustav Jung dan Myers Briggs)

    • Asesment cepat 16 tipe kepribadian – melalui permainan dan simulasi

    • Pengenalan 16 tipe kepribadian (kekuatan, kelemahan dan ciri-ciri umumnya)

    • Latihan menggunakan 16 tipe kepribadian dalam pengajaran, konseling, dan mengelola konflik.



    Waktu dan Tempat:


    • Sabtu, 22 November 2008 | 08.00 – 16.00 (lihat agenda)

    • Aula Jayakarta Kanwil Departemen Agama, Jln D.I. Panjaitan No. 10 (di bawah By Pass)  - Jakarta Timur.


    Biaya dan Materi Pelatihan:


    • Investasi khusus untuk guru Rp. 250.000/orang (earlybird s/d 17 November '08) setelahnya biaya penuh Rp.400.000/orang (setelah tgl 17 November 2008)

    • Pembayaran dapat ditransfer ke Rekening BCA No. 537 007 9503 - atas nama: Severa Djelty Mandagi.

    • Bukti transfer bisa di Fax ke 021-5603365 atau diberitahukan via
      SMS ke 021-6899 1964 atau HP 081210268800 (Ibu Vera)

    • Setiap peserta mendapat 1 (satu) set materi pelatihan

    • Dalam biaya tersebut di atas sudah termasuk: 2 kali snack, makan siang, dan sertifikat.


    Fasilitator:

    Drs. Fidelis E. Waruwu, Lic., M.Sc.Ed, dosen dan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara, Jakarta. Memiliki beberapa lisensi: (a) sebagai trainer Living Values Educational Program (LVEP); (b) Lisensi MBTI (Myers Briggs Type Indicator); (c) Lisensi DISC Profile; dan Lisensi Innate Talent Inventory (iTi); serta aktif memfasilitasi berbagai seminar dan pelatihan-pelatihan termasuk Character Building; corporate culture, dan memberikan Train the Trainer untuk program Living Values Educational Program.


    Lampiran: Agenda Kegiatan

    08.00 : Dasar Teori MBTI, Asessment bagi peserta

    09.00 : Penjelasan Preferensi MBTI : Extrover - Introver

    10.00 : Istrahat, minum pagi

    10.30 : Penjelasan Preferensi MBTI: Sensing – Intuition

    Thinking – Feeling dan Judging - Perceiving

    12.30 : Makan siang.

    13.30 : Pemahaman Profile pribadi (setiap orang memperoleh bacaan pribadi)

    14.00 : Penjelasan 16 Type Kepribadian dan Gaya belajarnya menurut MBTI

    15.00 : Istrahat/Minum

    15.15 : Penggunaan MBTI dalam Konseling, Konflict Resolution dan Tanya Jawab

    16.00 : Evaluasi Penutup



    Rabu, 05 Agustus 2009

    Anak Cerdas Bukan Karena Keturunan

    Rabu, 29 Juli 2009 | 16:39 WIB

    KOMPAS.com - Anggapan bahwa kecerdasan anak hanya dapat diturunkan oleh orangtua yang juga cerdas, tampaknya harus diubah. Dengan gizi dan stimulasi yang tepat Anda pun bisa mencetak anak cerdas dan kreatif.

    Penelitian menunjukkan bahwa sumbangan faktor genetis terhadap intelegensi seseorang berkisar 40-80 persen. "Kita tidak bisa mengukur berapa persentasi kecerdasan yang diturunkan. Yang pasti anak yang cerdas pun harus distimulasi kemampuan berpikirnya agar kecerdasannya muncul," kata psikolog Roslina Verauli.

    Namun bila Anda merasa kecerdasan Anda tergolong rata-rata, tak perlu khawatir nantinya si kecil otaknya kurang "encer". Pasalnya ada faktor lain yang tak kalah penting dalam kecerdasan anak, yakni gizi dan pola asuh orangtua (lingkungan).

    Gizi yang baik ibarat bahan bakar bagi otak. Perkembangan sirkuit otak sangat bergantung pada kualitas nutrisi dan stimulasi yang diberikan pada balita sejak dalam kandungan sampai usia tiga tahun pertama, atau disebut masa emas pertumbuhan (golden age period).


    Cepatnya pertumbuhan sel otak manusia pada usia bayi hingga usia tiga tahun dan mencapai kesempurnaannya di usia lima tahun, membuat faktor pemenuhan gizi sebagai faktor yang vital.

    "Sampai umur setahun, 60 persen energi makanan bayi digunakan untuk pertumbuhan otak," kata dr.Soedjatmiko, Sp.A (K), dokter spesialis anak konsultas tumbuh kembang.  Oleh karena itu bayi dan balita membutuhkan banyak protein, karbohidrat, dan lemak.

    Selain itu bayi dan balita membutuhkan vitamin B1, B6, asam folat, yodium, zat besi, seng, AA, DHA, sphyngomyelin (kompleks lipid kandungan lemak di otak), sialic acid, dan asam-asam amino seperti tyrosine dan tryptophan.

    "ASI mengandung semua kebutuhan tersebut, termasuk AA, DHA," kata Soedjatmiko, yang juga menjadi salah satu pembicara dalam acara Smart Parent Conference yang diadakan oleh Frisian Flag di Jakarta beberapa waktu lalu ini.

    Dengan nutrisi yang seimbang, makin banyak jumlah sel-sel otak bayi. "Makin banyak kualitas percabangan sel-sel otak, makin bagus fungsi sinaps (ujung sel saraf) antara sel-sel otak, makin cerdas seorang anak," ujar Soedjatmiko.

    Stimulasi tepat

    Mengingat pentingnya periode emas ini dalam masa perkembangan anak, orangtua dan guru perlu memberikan stimulasi yang cukup bagi anak. Karena hanya dengan stimulasi, perkembangan kognisi, sosial dan emosi anak bisa mencapai tahap yang optimal.

    Merangsang kecerdasan anak sudah bisa dilakukan sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan terus menerus setiap hari dengan stimulasi yang bervariasi dan teratur, dengan merangsang otak kiri dan otak kanan bersama-sama.

    "Stimulasi akan memengaruhi pertumbuhan sinaps yang membutuhkan sialic acid untuk membentuk gangliosida, yang penting untuk kecepatan proses pembelajaran dan memori," lanjut Soedjatmiko.

    Selain itu, rangsangan yang bervariasi dan dilakukan dengan kasih sayang akan melipatgandakan jumlah hubungan antar sel otak sehingga membentuk sirkuit otak yang lebih kompleks, canggih, dan kuat, sehingga kecerdasan anak semakin tinggi dan bervariasi (multiple inteligence).

    Menurut Roslina Verauli, untuk memberikan stimulasi yang tepat orangtua harus peka terhadap kemampuan anak. "Ajak anak bermain sesuai dengan minatnya. Ajak pula anak melihat berbagai tempat, jangan hanya ke mal saja," kata psikolog yang akrab di sapa Vera ini.

    Vera juga menyarankan agar orangtua memberikan tempat tinggal yang kaya fasilitas penunjang kecerdasan, seperti adanya buku- buku, alat musik, juga halaman tempat anak bermain. "Bila tak punya halaman, sesekali ajak anak ke lapangan atau taman publik," cetusnya.

    Terakhir adalah stimulasi berupa pendidikan dan pelatihan yang memadai. "Selain sekolah, ikutkan anak pada kegiatan eskul. Tapi bukan les matematika, melainkan yang berkaitan dengan minat anak. Bila dua tahun tidak ada perkembangan, stop, ganti dengan eskul lain," ujar psikolog yang sering menjadi narasumber di berbagai media ini.

    Sumber: KOMPAS
    http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/07/29/16395973/anak.cerdas.bukan.karena.keturunan