Langsung ke konten utama

Postingan

Berbagai Paket Psikotest dari Edutraco

Saat ini, Education Training & Consulting (Edutraco) menawarkan berbagai paket psikotest. Berikut Daftar Paket Psikotest yang bisa diambil secara terpisah. Innate Talent Inventory (iTi) , Test Bakat Bawaan, (minimal usia 12 thn, SMP, SMA, Mahasiswa).  Talent Strength Finder (TSF), Test Kekuatan Bakat, (karyawan dan dewasa, pensiun) Multiple Intelligence (MI) ,  Test Kecerdasan Ganda (SMP dan SMA) Emotional Quotient (EQ) ,  Test Kecerdasaan Emosi (SMP dan SMA) Adversity Quotient (AQ ),  Test Daya Juang, Ketahanan Mental (SMP, SMA dan Dewasa) Learning Style (LS) ,  Test Gaya Belajar: Visual, Auditory, Kinestetik, (SD, SMP dan SMA) Test MBTI   (hanya untuk dewasa) Test DISC Profile   (hanya untuk Dewasa) Paket: Test MBTI & DISC Profile , untuk pengembangan diri karyawan, supervisor, manager dan TOP Leader. Test   RIASEC   (Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprising, Conventional) - sangat cocok untuk SMA Kls ...

Sacks Sentence Completion Test (SSTC)

  Workshop Capacity Building:  Bagi Konselor SMP dan SMA  di selenggarakan secara online, Jumat 3 Maret 2023, Jam 08:00 - 16:00 WIB. Latar belakang Sacks Sentence Completion Test (SSTC)  merupakan    tools  bagi para guru Bimbingan Konseling (BK) guna dapat memotret keadaan sosial-emosional dan sikap mental  siswa-siswinya (SMP dan SMA) secara aktual. Sehingga para guru BK bisa memetakan wilayah emosi mana dan sikap mental apa saja yang perlu dibantu untuk pengembangan diri setiap siswanya. Sacks Sentence Completion Test  atau Test Melengkapi Kalimat  diciptakan oleh Dr. Joseph M. Sacks  dan sangat efektif untuk mengenal sikap mental dan proses-proses emosi yang sedang dialami oleh remaja . Ada 15 wilayah emosi yang bisa dipotret dengan sangat akuarat oleh SSCT: Sikap dan emosi remaja berkaitan denghan ibunya, ayahnya, anggota keluarganya, teman perempuan, teman, atasan atau guru-gurunya, pembantu, teman di bawah usianya, dan kol...

Jurusan di SMA dihapus, tapi Tetap masih ada Jurusan di Perguruan Tinggi

Dalam pertemuan Komite Sekolah, ada orangtua yang bertanya, "Di SMA penjurusan di hapus , padahal di Perguruan Tinggi atau Universitas masih  tetap ada penjurusan." - tulisan ini mencoba menjawab pertanyaan tersebut. Jurusan di Perguruan Tinggi (PT) adalah sesuatu yang mutlak . Karena mahasiswa dipersiapkan untuk menguasai satu disiplin ilmu yang nanti dibutuhkan olehnya ketika dia bekerja (berkarir) di masyarakat selesai kuliah. Jadi justru siswa SMA perlu menyesuaikan pemilihan pelajaran yang menjadi minatnya, yang nanti sesuai dengan jurusan yang akan dipilihnya nanti di Perguruan Tinggi. Pertanyaan sekarang, mengapa justru pemerintah menghapus penjurusan di tingkat SMA? Alasannya adalah untuk meringankan beban belajar siswa . Karena dengan sistem penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa  para siswa dipaksa belajar semua mata pelajaran yang ada di jurusan tersebut . Padahal mungkin di mata pelajaran itu ada pelajaran yang tidak dibutuhkan nanti pada pilihan jurusan di PT. Misalny...

Kurikulum Merdeka, Tidak Ada Penjurusan IPA, IPS, Bahasa diganti Peminatan

Dalam Kurikulum Merdeka (Kurikulum 2022), pada level SMA sudah tidak ada lagi penjurusan IPA, IPS atau Bahasa. Namun demikian siswa perlu menentukan Pelajaran Peminatannya di kelas XI dan XII. Bagaimana hal ini dalam prakteknya? Kurikulum Merdeka ini sangat meringankan beban pelajaran seorang siswa.  Misalnya siswa yang ingin menjadi dokter , di kelas XI dan XII dia cukup memilih pelajaran peminatannya Biologi dan Kimia.  Dulu ketika memilih jurusan, kalau jurusan IPA, dia mesti juga belajar Fisika, Bilogi & Kimia. Sedangkan bila seorang siswa ingin menjadi arsitek , maka dia cukup memilih pelajaran peminatannya, Fisika & Matematika Lanjutan . Ia tidak perlu belajar Kimia & Biologi  yang tidak ada hubungan dengan karirnya nanti sebagai arsitek. Konsekwensi dari penentuan minat siswa ini, pada kelas X, seorang siswa diharapkan telah bisa menemukan dan menentukan sebenarnya dia akan berkarir sebagai apa. Siswa sudah perlu mengetahui apa sebenarnya bakat   ...

Membantu Milenial Mengenal Potensi dirinya

Setiap proses pendidikan bertujuan untuk membantu subyek-didik menemukan potensi dirinya. Bila ia sudah menemukannya, maka dia dapat mengembangkan potensi dirinya tersebut hingga maksimal. Sebenarnya setiap orang sudah mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya, namun sering secara samar-samar. Dengan bantuan orang lain (pendidik, konselor, atau teman-teman) biasanya mendapatkan feedback yang memberikan peneguhan kepada kita. Namun, saat ini sudah ada tools efektif yang bisa membantu, yakni Innate Talent Inventory (inventori bakat bawaan). Kelebihan tools Innate Talent Inventory memberikan potret yang sangat akurat mengenai kekuatan bawaan yang dimiliki oleh seseorang. Akurasi tentu ditentukan oleh kualitas jawaban yang diberikan. Bila seseorang menjawab kuesioner bakat bawaannya dengan apa adanya dirinya, maka dia akan mendapatkan hasil yang sangat sesuai dengan dirinya. Namun bila seseorang menjawab menurut gambaran diri "yang dicita-citakannya" (diri idealnya) maka hasil...

Membangun Budaya Proaktif di Sekolah dan di Rumah

Foto bersama Guru dan Karyawan Yayasan Santu   Fidelis  Teluk Dalam Nias, selesai merumuskan Total Action untuk membangun budaya proaktif di sekolah dan di rumah. Teluk Dalam, 10-11 September 2018. Foto bersama Guru dan Karyawan Yayasan Santu   Fidelis

Workhop Psikologi Remaja | Bersama guru-guru SMP dan SMA Narada School, Jakarta 7 September 2018

Workhop Psikologi Remaja. Apa yang perlu diketahui oleh guru? Foto bersama guru-guru SMP dan SMA Narada School, Jakarta 7 September 2018. Foto bersama guru-guru SMP dan SMA Narada School, Jakarta 7 Sep. 2018